بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Lihat Planet Matahari (sun) berada di tengah trilyunan bintang di dalam galaksi bima sakti.
Sungguh Sesungguhnya Demi Zat yang Menggenggam Jiwaku
Manusia adalah KECIL..


Jika kita mau berfikir, dan cermat serta cerdas,
bagaimana bisa jika ada manusia mengaku dirinya TUHAN ?
Bagaimana bisa manusia mempertuhankan dirinya ?
Bagaimana bisa manusia bisa mempertuhankan manusia lain yang sama kecilnya ?
Bagaimana Mungkin Ada sementara manusia yang mempertuhankan manusia yang lain sementara tuhan akan semakin
mengecil sehingga tampak seperti bakteri untuk kemudian disalib di atas sebuah noktah renik kebiru-biruan yang sama sekali tak
bererti di tengah jagad raya yang dijejali bintang gemintang dan benda-benda langit ?
SUNGGUH , MAHA SUCI TUHANKU, ROBBKU.... ALLAH BUKAN MANUSIA..ALLAH BUKAN BAKTERI
Tuhan berupa wujud manusia adalah tuhan rekaan versi manusia karena Ia adalah tidak berujud seperti mahluknya
Sains berseru lantang bahwa bumi bukanlah pusat jagad raya, demikian juga AL Qur'an menyebutkan demikian.
Di tengah jagat raya , bumi hanyalah sebuah noktah kebiruan yang temaram. Tak Ada Nilainya, Tak Ada Artinya.
APA LAGI MANUSIA..

KEMBANG API RAKSASA
Gambar yang berhasil diambil dari ruang angkasa Sky Lab ini , berbentuk kembang Api raksasa yang muncul pada permukaan matahari (setinggi istana).

Pada saat diambil, gambar kembang api raksasa ini berbentuk unta, lengkap dengan kaki, kepala, dan punuknya.
Itulah salah satu tanda kebesaran Allah di angkasa yang bisa kita lihat dan sebelumnya tidak pernah terbayangkan.
Sebagian mufassir menyatakan bahwa matahari adalah bahan dasar neraka.

Tapi yang benar adalah yang ditunjukkan dalam surat Al Mursalat ayat 32 yang menyebutkan bahwa matahari adalah gambaran jahanam pada hari kiamat.
[77:32] Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.
[77:32] Surely it sends up sparks like palaces,
[77:33] Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.
[77:33] As if they were tawny camels.
Jadi masihkah manusia akan sombong dan takabur ?
Dengan mengatakan dalih bahwa manusia adalah TUHAN ? atau Anak Tuhan ?
Atau buat kita yang muslim, masihkan kita meninggalkan shalat ? Malas membaca AYat -AYat Qur'an ? Malas bersedekah ?
Masih merasa paling pandai, paling hebat, paling cerdas, paling tinggi diantara yang lainnya ?
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH ALLAHU AKBAR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar